Kamis, 26 November 2020

TUTORIAL EXPONENTIAL SMOOTHING

TUTORIAL EXPONENTIAL SMOOTHING





Contoh:

Cara menerapkan pemulusan eksponensial ke deret waktu (data time series) di Excel. Pemulusan eksponensial digunakan untuk menghaluskan ketidakteraturan (puncak dan lembah) agar mudah mengenali tren.

Langkah Kerja:

1. Pertama, mari kita lihat deret waktu kita.





2. Pada tab Data, dalam grup Analisis, klik Analisis Data.


Catatan: Jika tidak dapat menemukan tombol Analisis Data. Klik Di Sini 


3. Pilih Exponential Smoothing dan klik OK.



4. Klik di kotak Input Range dan pilih range B2: M2.

5. Klik kotak Dumping Faktor lalu ketik 0.9. Dalam buku biasa disebut konstanta α (alfa). Sedangkan nilai (1- α) disebut Dumping Faktor.

6. Klik di kotak Output Range dan pilih sel B3.

7. Klik OK.



8. Lalu akan muncul grafik dari tersebut.



Penjelasan:

Karena kita menetapkan alpha menjadi 0,1, titik data sebelumnya diberi bobot yang relatif kecil sedangkan nilai yang dihaluskan sebelumnya diberi bobot yang besar (yaitu 0,9). Hasilnya, puncak dan lembah menjadi mulus. Grafik menunjukkan tren yang meningkat. Excel tidak dapat menghitung nilai yang dihaluskan untuk titik data pertama karena tidak ada titik data sebelumnya. Nilai yang dihaluskan untuk titik data kedua sama dengan titik data sebelumnya.


9. Ulangi langkah 2 sampai 8 untuk alpha = 0,3 dan alpha = 0,8.




Kesimpulan: 

Semakin kecil alpha (semakin besar faktor redamannya), semakin banyak puncak dan lembah yang dihaluskan. Semakin besar alpha (semakin kecil faktor redamannya), semakin dekat nilai yang dihaluskan ke titik data aktual.







Sources: https://www.excel-easy.com/examples/exponential-smoothing.html

TUTORIAL DOUBLE MOVING AVERAGE

TUTORIAL DOUBLE MOVING AVERAGE


    Pada metode peramalan Double Moving Average ini dilakukan penghitungan rata-rata bergerak sebanyak dua kali kemudian dilanjutkan dengan meramal mengunakan suatu persamaan tertentu. Rata-rata bergerak kedua ini, dengan kata lain rata-rata bergerak dari rata rata bergerak.

          Double Moving Average konsepnya sama dengan Single Moving Average. Namun pada Double Moving Average, data peramalan pertama tersebut dijadikan data awal untuk moving average lanjutan, proses moving average terjadi dua kali sehingga disebut Double Moving Average.


Langkah Kerja:

1. Buka program Microsoft Excel, kemudian masukkan data pada kasus studi dalam lembar kerja Ms. Excel.


2. Untuk MA (4×6) maka perhitungan dilakukan dengan melakukan prediksi menggunakan MA(6) terlebih dahulu seperti pada praktikum 
Single Moving Average. Namun, oleh karena hasil MA(6) belum digunakan sebagai nilai prediksi akhir, maka letaknya adalah sejajar dengan data sel ke -7 seperti berikut.



3. R
umus tersebut pada langkah kedua, dicopy secara horizontal.


4. Kemudian setelah mencari MA(6), cari rata-rata 4 data pada kolom yang lain dimana hasilnya diletakkan pada data sel ke-10. lalu rumus di-copy secara horizontal hingga data ke-sel 49, untuk masing-masing .


5. U
ntuk melakukan prediksi, perlu dilakukan penyesuaian data terlebih dahulu dengan mencari nilai a(nilai intersept) dan bt (koefisien trend) sesuai dengan rumus menghitung menggunakan metode Double Moving Average, dengan nilai k=4.




6. Kemudian menghitung nilai yaitu koefisien tren.




7. Melakukan forecast dengan rumus Ft+m dimana t-nya adalah data periode ke-t dan m-nya adalah peramalan ke-m, karena nilai adan bdidapatkan pada periode sel ke-10, maka hasil peramalan (F10+1)  diletakkan data ke sel-11 pada tahun setelah itu copy rumus/tarik rumus sampai sel ke-50.


Oleh karena data yang akan dicari yaitu prediksi 1 bulan sampai bulan 4, tahun 2015 (sel 51-54), maka untuk menghitung nilai prediksi bulan 2 dan bulan 3 maupun 4 tahun 2015, menggunakan nilai adan bsebelumnya, yaitu gunakan nilai prediksi bulan 1 tahun 2015, kemudian pada rumus excel-nya gunakan tanda dollar ($) pada nilai adan bt .


Kemudian inputkan rumus yang sama pada sel 51-53 sesuaikan dengan nilai prediksi yang ingin dicari dalam hal ini praktikan meramalkan periode 1, 2, 3, dan 4.



8. Kemudian menghitung SE , data real ditambahn data peramalan dipagkatkan dua seperti langkah yang telah dijelaskan sebelumnya.




9. Menghitung nilai SSE


10. 
Menghitung nilai MSE



Analysis ToolPak

Analysis ToolPak



Analysis ToolPak adalah program add-in Excel yang menyediakan alat analisis data untuk analisis data keuangan, statistik, dan teknik.


Untuk memuat add-in Analysis ToolPak, jalankan langkah-langkah berikut:

1. Pada tab File, klik Options.

2. Di bawah Add-in, pilih Analysis ToolPak dan klik tombol Buka.



3. Periksa Analysis ToolPak dan klik OK.



4. Pada tab Data, dalam grup Analisis, Anda sekarang dapat mengklik Analisis Data.



5. Misalnya, pilih Histogram dan klik OK untuk membuat Histogram di Excel.






Sources: https://www.excel-easy.com/data-analysis/analysis-toolpak.html

TUTORIAL SIMPLE MOVING AVERAGE

Simple Moving Average




Contoh:

Cara menghitung rata-rata pergerakan deret waktu di Excel. Rata-rata bergerak digunakan untuk menghaluskan penyimpangan (puncak dan lembah) agar mudah mengenali tren.


1. Pertama, mari kita masukkan data deret waktu kita.



2. Lalu pada tab Data, dalam grup Analisis, klik Analisis Data.


Catatan: 
Jika tidak dapat menemukan tombol Analisis Data. Klik Disini  

3. Pilih Moving Average dan klik OK.



4. Klik di kotak Input Range dan pilih range B2: M2.

5. Klik di kotak Interval dan ketik 6.

6. Klik di kotak Output Range dan pilih sel B3.

7. Klik OK.



8. Buatlah grafik dari nilai-nilai ini:



Penjelasan: 

Karena kita menetapkan interval ke 6, rata-rata bergerak adalah rata-rata dari 5 titik data sebelumnya dan titik data saat ini. Hasilnya, puncak dan lembah menjadi mulus. Grafik menunjukkan tren yang meningkat. Excel tidak dapat menghitung rata-rata bergerak untuk 5 titik data pertama karena tidak ada cukup titik data sebelumnya.

9. Ulangi langkah 2 sampai 8 untuk interval = 2 dan interval = 4.



Kesimpulan: 

Semakin besar intervalnya, semakin halus puncak dan lembahnya. Semakin kecil intervalnya, semakin dekat rata-rata pergerakan ke titik data aktual.




Sources: https://www.excel-easy.com/examples/moving-average.html

Selasa, 24 November 2020

Sudah Tahu Apa Itu Black Friday?


 

Sudah Tahu Apa Itu Black Friday? 


Pernah dengar istilah Black Friday? Mengingat Black Friday adalah fenomena tahunan yang ramai di Amerika Serikat dan Eropa, masyarakat Indonesia mungkin kurang begitu familier dengan istilah tersebut. Kalau mencari tahu arti apa itu Black Friday, gampangnya begini. Arti Black Friday itu adalah istilah yang dipakai untuk menandai hari Jumat setelah perayaan Thanksgiving.

Black Friday pun bukan sembarang hari Jumat. Pada hari tersebut, berbagai toko akan memberi diskon besar-besaran. Ada banyak barang murah yang bisa kita dapatkan di ajang seru ini. Meski tidak termasuk budaya kita, berbagai toko online dan ecommerce dalam negeri pun ada yang ikut meramaikan dengan memberi aneka promo dan diskon Black Friday Indonesia 2020. Bahkan momen diskon Black Friday di Indonesia juga termasuk yang paling ditunggu untuk bisa belanja aneka barang berkualitas dengan harga super miring.

Apa sih menariknya Black Friday itu?

Sudah dijelaskan sebelumnya kalau Black Friday adalah fenomena di mana berbagai toko saling berlomba memberi diskon besar-besaran. Bisa dibilang pengertian Black Friday sendiri ini juga menandai musim belanja liburan. Buat kamu yang bertanya-tanya kapan Black Friday, ini nih bocorannya. Karena Thanksgiving itu jatuh hari Jumat di minggu keempat bulan November, maka hari Black Friday tahun ini jatuh pada tanggal 27 November 2020.

Lalu apa sih Black Friday yang membuatnya jadi begitu istimewa? Bukannya Black Friday adalah itu lebih banyak diramaikan di Amerika dan Eropa? Yang pertama jelas ada banyak barang diskon yang bisa didapat di ajang tersebut.         Bahkan kemeriahan dan keseruan Black Friday di Amerika bisa ikut dirasakan masyarakat Indonesia. Black Friday Indonesia biasanya dimeriahkan oleh berbagai toko online yang memberi berbagai diskon menarik. Kamu pun bisa belanja dari toko online luar negeri yang memberi layanan antar internasional. Hm, kalau dipikir-pikir sih maksud Black Friday ini seperti momen Harbolnas. Nanti di hari Black Friday 2020 Jakarta dijamin akan ada banyak diskon seru yang bisa dimanfaatkan langsung.

Karena Black Friday adalah ajang tahunan, maka peminatnya selalu antusias

    Dipredisi sama seperti di Amerika, Black Friday 2020 di Indonesia nantinya pasti akan diserbu banyak pembeli. Setiap tahunnya, banyak orang yang menanti dan menandai kapan Black Friday tiba. Tapi tahukah sejarah dari apa Black Friday? Kalau diterjemahkan secara harfiah, maksudnya adalah Jumat Hitam. Tapi menurut sejarahnya, nama Black Friday adalah menggambarkan bahwa keuntungan tertinggi yang didapat oleh banyak toko itu terjadi pada hari Jumat terseut. Kata Black (Hitam) sendiri mengacu pada warna tinta hitam dalam laporan keuangan yang berarti untung. Kalau tinta merah kan artinya rugi, ya kan? Tradisi ini pun masih dipakai dalam istilah akuntansi modern. Meski tradisi Thanksgiving Indonesia tidak ada, kemeriahan Black Friday masih bisa dirasakan.

    Buat kamu yang tinggal di ibukota, siap-siap deh menantikan momen diskon besar-besaran Black Friday Jakarta. Sementara buat kamu yang tinggal di berbagai daerah di Indonesia, nggak perlu khawatir. Berbagai penawaran promo dan diskon Black Friday setelah hari Thanksgiving tetap bisa kamu nikmati. Pokoknya siapkan anggaran khusus untuk belanja barang yang selama ini kamu incar, ya. Karena Black Friday adalah saat yang tepat untuk memiliki barang impian dengan harga yang lebih ramah di kantong.




Sources: https://www.shopback.co.id/katashopback/apa-itu-black-friday

Talas, Tanaman yang Bisa Jadi Kunci Ketahanan Pangan Indonesia

Talas, Tanaman yang Bisa Jadi Kunci Ketahanan Pangan Indonesia




        

            Talas bisa menjadi salah satu alternatif untuk pemenuhan karbohidrat bagi masyarakat. Untuk itu, ipb University mengembangkan koleksi talas agar bisa dikonsumsi masyarakat.

        Guru Besar Fakultras pertanian IPB University Prof Edi Santosa menjelaskan dari sisi keunggulan, tanaman talas memiliki nutrisi yang sangat lengkap dibanding dengan umbi-umbi yang lain. 

        Ada protein, mineral dan indek glikemiknya juga lebih rendah dibandingkan beberapa umbi-umbian yang lain. Saat ini, Edi bersama dengan Malaysian Agriculture Research and Development Institute (MARDI), Filipina, Fiji dan didanai oleh Food and Agriculture Organization (FAO) melalui Centre of Agriculture and Bioscience (CAB) Internasional membangun konsorsium talas sebagai pangan masa depan antisipasi perubahan iklim. “Yang kita kembangkan adalah talas-talas yang tidak gatal dan cocok dengan lidah Indonesia. 

    Secara potensi, IPB University punya koleksi talas yang banyak. Kami kumpulkan dari berbagai daerah seperti Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sebagainya. Kita sudah punya aksesi yang bagus, lalu kita lakukan percobaan-percobaan di lapangan," kata Edi dalam keterangan resmi yang diterima Sariagri Senin (23/11).

        Lanjutnya, produksi talas terbilang mudah karena hanya membutuhkan sedikit air dan cukup dengan pupuk kandang maka sudah dapat hidup dan bisa diandalkan. "Berdasarkan penelitian yang dilakukan, satu pohon talas menghasilkan satu kilogram lebih dengan produktivitas 40 ton per hektare dengan harga talas di petani sekitar Rp5.000 per kilonya,” jelasnya. 

      Saat ini, Edi sedang mencari umur talas yang lebih genjah agar panen talasnya dapat lebih cepat dengan produktivitas yang terus bertambah. "Talas ini termasuk tanaman yang bandel, karena daya adaptasi ekologinya lebih luas dan fleksibel dibandingkan tanaman pangan yang sudah ketat prosedur produksinya. Talas juga dapat ditanam tanpa pestisida dan pupuk pabrik. Sehingga biaya inputnya akan jauh lebih feasible bagi petani kecil dibandingkan dengan komoditas lain," ucapnya.

    Oleh karena itu, Edi berharap pihak-pihak terkait dapat terpanggil untuk membangun diversifikasi pangan dari masyarakat yang paling membutuhkan. Untuk produksi yang lebih besar, butuh adanya dukungan hilirisasi dari sisi pemasaran dan industri pengolahannya.

    Sekarang koleksi ragam jenis dan varietas talas sudah dikumpulkan di IPB University, Badan Pengkajian dan Penerapan teknologi (BPPT) dan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BB Biogen). "Kita usahakan agar keragaman genetik itu bisa kita kembalikan ke petani. Sehingga petani secara riil terlibat dalam perakitan varietas secara mandiri, yang biasanya kita sebut on farm conservation dan participatory breeding," pungkasnya. (SariAgri/Yudi Asmaraloka)




Sources: https://pertanian.sariagri.id/62117/talas-si-tanaman-bandel-yang-bisa-jadi-kunci-ketahanan-pangan-indonesia

Presiden Tinjau Pelaksanaan Simulasi Vaksinasi COVID-19 di Bogor

Presiden Tinjau Pelaksanaan Simulasi Vaksinasi COVID-19
di Bogor


Bogor, 18 November 2020


        Pemerintah tengah menyiapkan simulasi vaksin COVID-19 di sejumlah daerah, salah satunya Kota Bogor. Kesiapan pelaksanaan simulasi vaksinasi ditinjau secara langsung oleh Presiden Joko Widodo di Puskesmas Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat (18/11).

        Dalam kunjungannya, Presiden menjelaskan bahwa keselamatan dan keamanan masyarakat merupakan prioritas tertinggi dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Untuk itu sejumlah tahapan ilmiah tengah dilakukan pemerintah dan wajib untuk diikuti. “Kaidah-kaidah ilmiah ini sudah saya sampaikan wajib diikuti. Kita ingin keselamatan dan keamanan masyarakat itu harus betul-betul diberikan tempat yang paling tinggi,” kata Presiden Joko Widodo. Dalam keterangan, Kepala Negara menjelaskan bahwa semua vaksin yang nantinya akan digunakan dalam program vaksinasi COVID-19 merupakan vaksin yang terdaftar dan disetujui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Kriteria lain yang diharapkan dari vaksin ialah bahwa kemanfaatan dari vaksin Covid-19 tersebut haruslah maksimal.

        Setelah vaksin-vaksin dimaksud masuk ke Indonesia, masih terdapat sejumlah tahapan yang harus ditempuh untuk memastikan keamanan dari penggunaan vaksin itu. BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) sebagai lembaga pengawas juga akan terlebih dahulu melakukan uji dan verifikasi standar untuk dapat mengeluarkan emergency use authorization (EUA) terhadap vaksin tersebut. “Kita memperkirakan akan mulai vaksinasi itu di akhir tahun 2020 atau di awal tahun 2021 karena memang proses persiapannya itu tidak hanya menerima vaksin kemudian langsung disuntikkan, tapi juga harus menyiapkan distribusi ke seluruh Tanah Air,” tuturnya.

        Untuk mendukung vaksinasi, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang turut hadir mendampingi Presiden Joko Widodo menjabarkan bahwa pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah melakukan distribusi logistik yang dibutuhkan seperti ADS, safety box, dan alcohol swab.

        Tak hanya itu, Kemenkes juga telah melaksanakan sosialisasi ke seluruh provinsi sekaligus pelatihan vaksinator, penyediaan cold chain, logistik pendukung lainnya, rencana anggaran pelaksanaan vaksinasi 2020-2022 serta upaya pelibatan stakeholder terkait seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk penguatan vaksinasi serta TNI dan Polri untuk memudahkan sistem pengawasan dan pengamanan pelaksanaan pelayanan vaksinasi COVID-19.

        Menurut Menkes, simulasi vaksinasi dilakukan secara terbuka agar masyarakat memahami bagaimana alur vaksin, bagaimana proses penyuntikan vaksin sehingga masyarakat akan terpapar lebih jelas, dan pemerintah daerah dapat melakukan vaksinasi dengan standard yang sesuai. “pemberian vaksinasi Ini menjadi sorotan dunia, apa yang kita lakukan adalah faktanya seperti itu . Kita menyiapkan diri, dan terus menerus berlatih sehingga saat nanti vaksin itu ada, kita tinggal melaksanakan supaya tidak gagap” tambah Menkes.

        Untuk memastikan vaksin yang akan digunakan nanti, Kementerian Kesehatan sudah berkoordinasi lebih lanjut. “Kami berkoordinasi dengan segala elemen, baik dengan wakil rakyat, dengan pemerintah daerah, dan kita juga terus berkonsultasi dengan WHO apa vaksin yang paling rasional untuk dibeli” tegas Menkes. Simulasi pelaksanaan vaksin di Puskesmas Tanah Sereal menyasar sebanyak 60 sampai 70 peserta di wilayah terkait dengan rentang usia 18-59 tahun tanpa komorbid. Pendataan peserta dilakukan melalui aplikasi Peduli Lindungi dan PCare untuk proses skrining komorbid serta sistem pelaporan.

        Para peserta juga harus dipastikan dalam keadaan sehat, tidak demam, batuk atau sakit tenggorokan ketika datang dan bagi wanita tidak sedang hamil ataupun menyusui. Selama proses vaksinasi, para peserta diminta untuk disiplin terapkan protokol kesehatan dengan 3M.
Hotline Virus Corona 119 ext 9. Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak@kemkes.go.id





Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat
drg. Widyawati, MKM


Sources: http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20201118/0735745/presiden-tinjau-pelaksanaan-simulasi-vaksinasi-covid-19-bogor/?fbclid=IwAR0S-lsSjz8jeact9KTMu_dII9xbC7MH7fFx0slvd9WgqYeh4Iyy8m8bOKE

Minggu, 23 Februari 2020

Persepsi Konsumen dalam Strategi Pemasaran

    


Persepsi Konsumen dalam Strategi Pemasaran

    Cara pandang seorang konsumen tehadap suatu produk apakah produk tersebut baik atau buruk secara kualitas, harga, bentuk, dan manfaat sebelum ia mengambil keputusan pembelian. Produk musiman tentunya dibutuhkan orang pada musim-musim tertentu, dari sanalah tentunya seorang  produsen berusaha untuk memenuhi permintaan konsumen. Berikut adalah sebagian besar produk musiman di Indonesia. contoh;Terompet, pohon natal, rambutan, mangga, ketupat, sapi, bendera, kurma. 

    Dari data di atas dapat kita ketahui bahwa setiap produk yang dijual itu mempunyai waktunya masing-masing. Seorang produsen terompet tentunya tidak akan menjual terompetnya pada bulan maret, atau bulan-bulan lainnya selain bulan desember, karena konsumen mempunyai persepsi bahwa terompet itu baru ada manfaatnya saat tahun baru tiba, sesudah dari itu terompet tidak ada gunanya lagi. Produsen yang memproduksi terompet harus menyiasati bagaimana agar produknya bisa laku terjual sebelum tahun baru tiba. Karena kalau produk itu tidak terjual tentunya ia akan mengalami kerugian atau setidaknya bila awet bias saja dijual kembali tahun depan. 
    
    Lain halnya dengan terompet, konsumen mempunyai persepsi yang berbeda terhadap rambutan, mangga dan kurma. Pada musimnya pada umumnya buah-buah tersebut mudah dijumpai di pasaran. Hal itu yang membuat harganya murah, namun ada kalanya seseorang ingin mengkonsumsi buah-buah tersebut padahal belum musimnya. Kalaupun ada yang menjual pastilah harganya relatif mahal, tapi orang yang benar-benar menginginkannya tentu akan rela mengeluarkan uang berapapun. Sehingga persepsi konsumen ini terbentuk karena faktor kebutuhan.

    Ries dan Trout (1987) mengatakan bahwa pemasaran adalah peperangan antara produsen untuk merebutkan persepsi konsumen. Demikian pentingnya persepsi di benak konsumen, sehingga bermaca-macam strategi di rancang perusahaan supaya produk dan mereknya bisa menjadi no satu di benak konsumen. Zeithamal (2004) merumuskan kepuasan konsumen sebagai “costomer’s evaluation of a product or service in terms of whether that product or service has met their needs and expectation”. Dengan demikian kepuasan konsumen merupakan perilaku yang terbentuk terhadap barang atau jasa sebagai pembelian produk tersebut. Kepuasan konsumen ini sangat penting karena akan berdampak pada kelancaran bisnis atau perusahaan. Pelanggan yang merasa puas akan jasa / produk yang digunakannya akan kembali menggunakan jasa / produk yang ditawarkan. Hal ini akan membangun kesetiaan pelanggan.

    Kepuasan konsumen sendiri diartikan sebagai suatu keadaan dimana harapan konsumen terhadap suatu produk sesuai dengan kenyataan yang diterima oleh konsumen tersebut tentang kemampuan produk tersebut. Jika produk tersebut jauh dibawah harapan konsumen maka ia akan kecewa. Sebaliknya jika produk tersebut memenuhi harapan konsumen, maka ia akan senang. Harapan-harapan konsumen ini dapat diketahui dari pengalaman mereka sendiri saat menggunakan produk tersebut, omongan-omongan orang lain, dan informasi iklan yang dijanjikan oleh perusahaan yang menghasilkan produk tadi.

            Konsep Presepsi
    Schifmann dan kanukk (2000) menyebutkan bahwa persepsi adalah cara orang memandang didunia ini.dari definisi umum yang dapat dilihat bahwa persepsi seseorang berbeda dari yang lainnya. Cara memandang dunia sudah pasti dipengaruhi oleh sesuatu dari dalam maupun luar orang tua itu.

      Solomon (1999) mendefinisikan persepsi sebagai proses dimana sensi yang diterima oleh seseorang yang dipilah dan dipilih, kemudian diatur dan di interprestasikan. Maka, dapat di simpulkan bahwa persepsi adalah interpretasi proses dimana konsumen memahami lingkungan mereka sendiri. Banyak orang percaya bahwa persepsi adalah pasif atau sebaliknya yang kita lihat dan mendengar apa yang diluar sana sangat objektif.
Namun, pada kenyataannya orang benar-benar aktif mempersepsikan stimuli dan objek di sekitar lingkungan mereka. Customer melihat apa yang mereka harapkan untuk melihat dan apa yang mereka harapkan untuk melihat tergantung pada kepercayaan umum dan stereotip. Dan karena setiap kelompok (segmen) dan individu memiliki kepercayaan umum dan stereotype yang berbeda-beda sehingga menimbulkan persepsi terhadap suatu lingkungan pemasaran juga menjadi beragam. Oleh karena itu, marketer harus menyadari perbedaan tersebut agar dapat menyesuaikan stimuli pemasaran (yakni iklan, kemasan, harga dll) dengan persepsi mereka sehingga sesuai dengan segmen yang ditargetkan

Persepsi Kualitas Merek ( Brand Perceived Quality )

       Persepsi kualitas ini akan membentuk persepsi kualitas dari suatu produk yang dapat menetukan nilai dari produk tersebut dan berpengaruh secara langsung kepada keputusan pembelian konsumen dan loyalitas mereka terhadap merek. Karena persepsi kualitas merupakan persepsi konsumen maka dpat diramalkan jika persepsi kualitas pelanggan negatif, produk tidak akan disukai dan tidak akan bertahan lama dipasar. Sebaliknya, jika persepsi kualitas positf maka produk akan disukai.

        Persepsi kualitas dapat didefinisikan sebagai persepsi pelanggan terhadap keseluruhan kualitas atau keunggulan suatu produk berkaitan dengan apa yang diharapkan oleh pelanggan. Persepsi pelanggan akan melibatkan apa yang penting bagi pelanggan karena setiap pelanggan memiliki kepentingan (yang diukur secara relatif) yang berbeda-bada terhadap produk. Maka, dapat dinyatakan bahwa membahas persepsi kualitas akan membahas keterlibatan dan kepentingan pelanggan.

        Sebagai ilustrasi misalkan di ambil produk telepon genggam (HP). Di pasar terdapat beberapa merek seperti Blackbery, Nokia, Samsung, LG, Motorola dengan berbagai tipe. Setiap merek mempunyai bagian-bagian tambahan atau atribut dan kelebihan masing-masing (feature). Persepsi kualitas pelanggan terhadap produk ini  akan melibatkan kepentingan setiap pelanggan dan atau artibut yang dimiliki produk (kepentingan setiap produk berbeda ).  Persepsi kualitas juga berlaku untuk jasa Persepsi kualitas juga berlaku untuk jasa pelayanan yang melibatkan dimensi kualitas jasa seperti waktu tunggu, keramahan petugas, kenyamanan ruangan dan lainnya. Mengingat kepentingan dan keterlibatan berbeda-beda, persepsi kualitas perlu di nilai berdasarkan sekumpulan kriteria yang berbeda. Persepsi kualitas yang tinggi bukan berarti harapan pelanggan rendah ( pelanggan merupakan kepuasan yang tinggi jika harapannya jauh lebih rendah dari kinerja atau kenyataan ).  
  
        Persepsi kualitas mencerminkan perasaan pelnggan secara menyeluruh mengenai suatu produk. Untuk memahami persepsi kualitas suatu merek diperlukan pengukuran terhadap dimensi yang terkait dengan karakteristik produk.

Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Kualitas
    Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi persepsi kualitas, mengapa pelanggan percaya bahwa beberapa beberapa merek mempunyai persepsi kualitas yang tinggi atau rendah. Bagaiman membangun suatu persepsi kualitas yang positif dan kuat, faktor apa saja yang digunakan pelnggan untuk menilai kualitas secara keseluruhan dan sebaginya. Jawaban di atas tergantung pada dimensi persepsi kualitas dan konteksnya. Sebagai contoh dimensi terkait denga telepon genggam adalah kualitas suara, kualitas sinyal, kualitas baterai, kehandalan layanan reparasi atau pelayanan/ service dan biayanya serta ketersedian asesoris. Untuk mengetahui dimensi-dimensi tersebut biasanya dilakukan riset dan pelanggan akan ditanya mengapa dimensi suatu merek mempunyai kualitas yang lebih tinggi dibandingan dengan merek lainnya. Adapun dimensi persepsi kualitas mengacu pada pendapat David. A. Garvin, dimensi persepsi kualitas terbgi tujuh yaitu ;
1. Kinerja : Melibatkan bebagai karakteristik operasional utama
2. Pelayanan : Mencerminkan kemampuan memberikan pelayanan pada produk tersebut
3. Ketahanan : Mencerminkan umur ekonomis dari produk
4. Keandalan : Konsistenisi dan kinerja yang dihasilkan suatu produk dari suatu pembelian ke pembeli berikutnya
5. Karateristik Produk : Bagian-bagian tambahan dari produk / feature
6. Kesesuain dengan Spesifikasi : Merupakan padangan mengenai kulitas proses manufaktur (tidak ada cacat motor) sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan dan teruji.
7. Hasil :  Mengarah pada kualitas yang dirasakan yang melibatkan enam dimensi sebelumnya

            Strategi Pemuas Kebutuhan Konsumen
        Perusahaan harus mengetahui kebutuhan dan keinginan pasar sasarannya tersebut, misalnya motif konsumen dalam membeli produk dan manfaat (inti ataukah tambahan) produk yang dibelinya tersebut. Mencari tahu bagaimana proses pengambilan keputusan dalam membeli suatu produk. Proses ini biasanya didahului oleh munculnya kebutuhan yang dirasakan konsumen, kemudian konsumen akan mencari informasi yang nantinya akan muncul kriteria evaluasi yang dapat digunakan untuk mengavaluasi produk alternatif produk.

        Konsumen akan melakukan evaluasi terhadap masing-masing alternatif produk dan memilih salah satu produk yang dianggap paling baik. Konsumen akan melakukan pemilihan toko dan melakuakn pembelian. Namun demikian, tidak semua pembelian mealalui tahap keputusan diatas. Dalam memprediksi faktor yang mempengaruhi konsumen dalam memuputuskan pembelian, memilih cara pelayanan penjualan yang tepat dan menentukan saluran distribusi yang akan dipergunakan ;
Membangun citra yang baik dalam benak konsumen, baik citra merek maupun citra perusahaan. Untuk membengun citra merek atau perusahaan yang baik, perlu memperhatikan proses informasi yang membentuk persepsi konsumen tentang produk perusahaan. Terbentuknya persepsi tersebut dimulai oleh perusahaan, baik berupa iklan, penampilan produk ataupun pengemasan (packing). Jika rangsangan tersebut dapat menarik perhatian konsumen, mereka akan memproses interpensi atau rangsangan yang diterima. Persepsi akan baik atau positif, jika ransangan tersebut mempunyai arti baik. Demikian pula sebaliknya. Dan langkah yang terkahir untuk dapat memuaskan konsumen adalah  menimbulka n kesadaran diantara semua bagian (unit) yang ada dalam perusahaan akan pentingnya kepuasan konsumen, bagi kelangsungan hidup perusahaan.
Terdapat Tiga tahap dalam pembentukan persepsi customer, yaitu :

Tahap 1 : Sensasi
        Sensasi adalah suatu proses penyerapan informasi mengenai suatu produk yang melibatkan panca indra kastemer (pendengaran, penglihatan, penciuman dan peraba). Pada tahap ini, customer akan menyerap dan menyimpan segala informasi yang diberikan ketika suatu produk ditawarkan atau dicoba. Misalnya ketika customer menonton iklan sebuah produk telepon selular terbaru di televisi. Customer akan memperhatikan segala informasi mengenai spesifikasi dan fungsi produk, termasuk fitur-fitur yang ditawarkan produk tersebut. Pada kasus ini, customer menggunakan indra penglihatan dan pendengaran dalam proses penerimaan informasi.

Tahap 2 : Organisasi
    Organsasi adalah tahap dimana customer mengolah informasi yang telah ia dapatkan pada tahap sensasi. Customer akan membandingan antara informasi baru tersebut dengan informasi atau pengetahuan yang telah ia miliki sebelumnya mengenai produk telepon selular (informasi dan pengetahuan tersebut bisa didapat dari pengalaman atau media iklan lainnya seperti majalah, Koran). Kemudian customer akan mendapatkan kelebihan dan kekurangan yang dimiliki produk tersebut serta nilai tambah yang bisa didapat.

Tahap 3 : Interpretasi
     Interpretasi adalah pengambilan citra atau pemberian makna oleh customer terhadap suatu produk. Seperti pada contoh kasus sebelumnya mengenai suatu produk telepon genggam baru. Setelah pada tahap organisasi kastemer mendapatkan kelebihan dan kekurangan serta nilai tambah produk, maka akan tercipta citra atau makna khas yang melekat pada produk. Misalnya handphone Sony Ericsoson seri W identik dengan handphone Walkman.





Source : Durianto, Darmadi, dkk. 2001. Strategi Penakluk Pasar Melalui Riset Ekuitas dan Perilaku Merek. Edisi Kedua. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama

startMiner - free and simple next generation Bitcoin mining software

Kamis, 20 Juni 2019

KEPAILITAN


 


        Pailit merupakan suatu keadaan dimana seorang debitor tidak membayar utang-utangnya yang telah jatuh waktu dan dapat ditagih. Menurut R. Subekti dan R. Tjitrosudibio, pailit adalah keadaan seorang debitor apabila ia telah menghentikan pembayaran utang-utangnya. Suatu keadaan yang menghendaki campur tangan Majelis Hakim guna menjamin kepentingan bersama dari para kreditornya. Salah satu perusahaan yang mengalami pailit adalah perusahan Nonya Meneer.Pabrik yang sudah berdiri sejak tahun 1919 kini dinyatakan bangkrut. Hal ini telah disampaikan oleh Pengadilan Negeri Semarang pada 3 Agustus 2017, bahwa perusahaan dinyatakan pailit. Apa sih sebenarnya yang menyebabkan kebangkrutan pabrik yang mampu bertahan hampir 100 tahun, tepatnya sekitar 98 tahun itu? 

Sukuk Bunga



         Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau dapat juga disebut Sukuk Negara adalah surat berharga (obligasi) yang diterbitkan oleh pemerintah Republik Indonesia berdasarkan prinsip syariah. Perusahaan yang akan menerbitkan SBSN ini adalah perusahaan yang secara khusus dibentuk guna kepentingan penerbitan SBSN ini (special purpose vehicle-SPV). SBSN atau sukuk negara ini adalah suatu instrumen utang piutang tanpa riba sebagaimana dalam obligasi, di mana sukuk ini diterbitkan berdasarkan suatu aset acuan yang sesuai dengan prinsip syariah.


        Obligasi Syariah atau biasa dikenal dengan Sukuk, kini menjadi salah satu alternatif pilihan investor dalam berinvestasi yang cukup menarik. Pasalnya sukuk ini bisa memberikan imbal hasil (return) yang lebih tinggi dari bunga deposito namun memiliki risiko yang relatif rendah dengan prinsip-prinsip syariah. Layaknya dengan obligasi konvensional, sukuk ini dapat diterbitkan oleh pemerintah ataupun perusahaan (korporasi) dengan memiliki jangka waktu dan nilai imbal hasil tertentu. Sukuk ini merupakan cerminan kepemilikan aset berwujud yang disewakan atau akan disewakan dan bukan berupa surat hutang. Hal ini juga yang membedakan antara sukuk dengan obligasi konvesional pada umumnya.

        Pada sukuk, imbal hasil yang diberikan adalah berupa uang sewa (ujrah) dengan persentase tertentu sesuai dengan prinsip syariah Islam yang tidak mengandung unsur riba. Imbal hasil sukuk ini juga akan dibayarkan secara rutin pada periode tertentu dan nilai pokok pinjaman akan dibayarkan pada saat jatuh tempo. Kita dapat membeli sukuk ritel ini pada hampir seluruh bank-bank besar baik nasional maupun asing, bank syariah, dan perusahaan sekuritas terpercaya (kredibel) yang menjadi agen penjual sukuk. Berikut ada dua cara untuk mendapatkan Sukuk Ritel adalah sebagai berikut:

1.        Melalui Mekanisme Pasar Perdana
    Membeli langsung pada agen yang ditunjuk resmi oleh negara untuk melakukan jual beli Sukuk Ritel. Dengan mekanisme tersebut syarat yang perlu dilengkapi cukup sederhana, pertama jelas harus menghubungi Agen penjualan Sukuk Ritel yang telah ditunjuk oleh negara. Selanjutnya, melakukan pengisian formulir sebagaimana yang telah disediakan oleh pihak Agen Penjual Sukuk Ritel (SR). Melampirkan persyaratan terkait data diri dan kependudukan seperti misalnya KTP serta hal lain sebagaimana yang diminta dan diperlukan oleh pihak keagenan.

        Mekanisme berikutnya adalah mekanisme keuangan murni seperti misalnya, melakukan transfer dana sesuai dengan jumlah yang ingin dibeli, penerimaan tanda bukti kepemilikan sekaligus juga melakukan pengambilan sisa dana yang ditransfer apabila jumlah Sukuk yang diterbitkan oleh pihak emiten (pemerintah) tidak mencukupi sebagaimana jumlah dana yang diberikan, memperoleh penjatahan, selanjutnya hanya tinggal menunggu proses investasi bergulir sebagaimana tenor yang diajukan oleh emiten.

2.       Melalui Mekanisme Pasar Sekunder
    Pembelian dilakukan melalui mekanisme sebagaimana yang ada dalam proses pembelian obligasi yaitu melalui mekanisme bursa atau perbankan. Proses memakan waktu kurang lebih 2 minggu hingga pihak pembeli Sukuk mendapatkan apa yang disebut dengan Surat Konfirmasi Kepemilikan Sukuk Ritel yang dikeluarkan oleh pihak bursa atau bank umum sesuai dengan mekanisme sekunder yang diikuti. Jika dilihat dari prosesnya jelas Sukuk sama dengan obligasi, yang aman dan bisa menguntungkan dari segi investasi. Namun memahami cara penggunaannya, ada beberapa perbedaan dalam beberapa hal yang harus diperhatikan dengan seksama agar tidak mendapatkan efek negatif dari investasi yang sedang berjalan.

    Sementara dari segi risiko, sukuk ritel ini cukup aman dan memiliki risiko gagal bayar yang rendah karena instrumen investasi ini pembayarannya dijamin oleh pemerintah sesuai dengan Undang-undang Surat Utang Negara (SUN) dan Undang-Undang APBN.  Meski begitu, tidak lantas sukuk ini bebas dari risiko, ada risiko lain yang dapat muncul yakni risiko pasar. Risiko pasar (market risk) terjadi akibat harga jual sukuk di pasar sekunder lebih rendah daripada harga beli, sehingga menyebabkan investor akan mengalami kerugian (capital loss).  Untuk menghindari kerugian tersebut, sebaiknya investor tetap tenang dan tidak menjual sukuk ritel. Apabila dapat sabar menunggu hingga jatuh tempo, nominal pokok sukuk ritel akan dikembalikan secara utuh 100 persen.  Karena itu, sebelum berinvestasi pada sukuk ritel ini, sebaiknya kita mempelajari karakteristik mengenai produk investasinya terlebih dahulu. Hal ini untuk memahami seluk beluk berinvestasi pada sukuk ritel sehingga hasil dari investasi ini dapat menguntungkan.

Jenis-Jenis Sukuk
1.        Sukuk Ijarah
Sukuk yang diterbitkan berdasarkan perjanjian atau akad ijarah, di mana satu pihak bertindak sendiri atau melalui wakilnya menyewakan hak manfaat atas suatu aset kepada pihak lain berdasarkan harga dan periode yang disepakati, tanpa diikuti perpindahan kepemilikan aset itu sendiri.
2.       Sukuk Mudharabah
Sukuk yang diterbitkan berdasarkan perjanjian atau akad mudharabah, di mana satu pihak menyediakan modal (rab-al-maal/shahibul maal) dan pihak lain menydiakan tenaga dan keahlian (mudharib), keuntungan dari kerjasama tersebut akan dibagi berdasarkan proporsi perbandingan (nisbah) yang disepakati sebelumnya. Kerugian yang timbul akan ditanggung sepenuhnya oleh pihak penyedia modal, sepanjang kerugian tersebut tidak ada unsur moral hazard (niat tidak baik dari mudharib).
3.       Sukuk Musyarakah
Sukuk yang diterbitkan berdasarkan perjanjian atau akad musyarakah, di mana dua pihak atau lebih bekerjasama menggabungkan modal untuk membangun proyek baru, mengembangkan proyek yang sudah ada, atau membiayai kegiatan usaha. Keuntungan maupun kerugian yang timbul ditanggung bersama sesuai dengan jumlah partisipasi modal masing-masing pihak.
4.       Sukuk Istishna
Sukuk yang diterbitkan berdasarkan perjanjian atau akad istishna, dimana para pihak menyepakati jual-beli dalam rangka pembiayaan suatu proyek atau barang. Adapun harga, waktu penyerahan dan spesifikasi proyek/barang ditentukan terlebih dahulu berdasarkan kesepakatan.


Referensi
https://id.m.wikipedia.org
https://m.kontan.co.id/news/sukuk-tabungan
https://kbbi.kemdikbud.go.id
 

Agriculture Template by Ipietoon Cute Blog Design